Kemenangan AS Roma Tuntaskan Dendam Mourinho Atas Tottenham

kemenangan as roma

Debut Paulo Dybala memberikan hasil positif dengan kemenangan AS Roma atas Tottenham Hotspurs 1-0. Duel kedua tim berlangsung apik di Stadion Sammy Ofer, Haifa, Israel pada Minggu dini hari, 31 Juli 2022 WIB.

Jose Mourinho maupun Antonio Conte menurunkan squad utamanya dalam laga pramusim yang berlangsung selama 2×45 menit itu. Pertandingan terjadi sangat sengit dengan mempertontonkan aksi saling balas serangan ke pertahanan lawan.

Meskipun Tottenham menguasai 65 persen bola daripada AS Roma, tetapi tidak ada satupun tendangan anak asuhan Conte yang mengarah ke gawang. Berbeda dengan AS Roma yang tercatat shooting on target sebanyak dua kali dari tujuh percobaan.

Gol semata wayang AS Roma tercatat berkat sundulan Roger Ibanez. Dia menyambut assist Paulo Dybala melalui tendangan pojok. Gol tersebut menjadi kemenangan AS Roma sekaligus menuntaskan balas dendam Mourinho terhadap Tottenham.

Sebelum menjadi juru taktik AS Roma, Mourinho pernah menjadi pelatih utama Tottenham selama 17 bulan saja. Namun pihak manajemen Tottenham memecatnya lantaran performa tim yang buruk meskipun mereka menjadi runner-up Liga Inggris kala itu.

Kemenangan AS Roma Berkat Debut Manis Paulo Dybala

Kemenangan AS Roma saat duel Tottenham Hotspur tentunya tidak lepas dari peran Paulo Dybala yang melakoni debutnya. Meski hanya dalam laga uji coba, Dybala mampu menunjukkan eksistensinya dalam memberikan kontribusi bagi tim yang ia bela.

Dalam dua laga pra musim sebelumnya, Dybala belum masuk dalam susunan pemain Jose Mourinho. Saat duel Tottenham, Mourinho mempercayakan Dybala bermain selama 58 menit dan terbukti kualitas Dybala yang menjadi momok di Serie-A.

Pada menit ke-29 melalui sepak pojok Dybala, Roger Ibanez berhasil menyarangkan si kepala bundar ke gawang Tottenham melalui tandukannya. Sekaligus gol tersebut menjadi penentu kemenangan AS Roma atas Tottenham Hotspur.

Konsistensi Paulo Dybala bakalan menjadi pusat perhatian para fans AS Roma pada musim kompetisi Liga Italia Serie-A yang segera bergulir.

Mourinho berharap Dybala dapat membantu AS Roma bersaing dalam perebutan scudetto.

Pada musim 2021-2022, AS Roma finish di urutan keenam. Di atasnya berturut-turut adalah AC Milan, Inter Milan, Napoli, Juventus, dan Lazio. Selisih poin klub dengan AC Milan yang berada di peringkat pertama seputar 23.

Bukti Lini Serang Roma Semakin Matang

Jose Mourinho berhasil memboyong Paulo Dybala yang saat itu berstatus free agent. Dia menjadi tonggak kebangkitan bagi lini serang AS Roma menghadapi kompetisi Liga Italia Serie-A musim 2022-2023.

Terbukti, Dybala mempertontonkan kualitas bermainnya yang mempuni walau memberi kontribusi satu assist. Ini menjadi pembuktian bahwa lini serang AS Roma semakin matang.

Banyak pihak meyakini duet Tammy Abraham dan Paulo Dybala akan menjadi duet yang menakutkan musim mendatang. Dengan adanya Dybala, Mourinho dapat memainkan formasi 3-4-1-2 atau 3-5-2.

Jika menerapkan formasi 3-4-1-2, maka Mourinho dapat memanfaatkan Dybala sebagai penyokong Nicolo Zaniolo dengan Tammy Abraham. Namun, apabila dengan formasi 3-5-2 maka Paulo Dybala dan Tammy Abraham dapat menjadi ujung tombak serangan.

Kedua formasi akan menguntungkan klub. Mereka juga menggunakan gaya bermain yang sesuai dengan arahan Mourinho.

Selain itu, pilihan yang banyak akan membuat pelatih leluasa menyesuaikan kondisi. Baik saat pemain kelelahan dan jadwal padat, maupun dengan melihat kondisi lawan.

Keputusan kini berada sepenuhnya pada Jose Mourinho dalam memanfaatkan jasa Paulo Dybala.

Eksistensi dan konsistensi Paulo Dybala dalam menghentarkan kemenangan AS Roma di laga berikutnya akan menjadi perhatian banyak pihak. Dua puluh klub sebentar lagi akan memulai musim baru di Liga Italia Serie-A.

Baca Juga : Liverpool Juara Community Shield 2022: Adrian, Salah, dan Nunez Cetak Gol